Portal Berita UNIKOM - Universitas Komputer Indonesia, pusat pendidikan unggulan berbasis teknologi informasi

RSS/Feeds
HOME KAMPUS NASIONAL TEKNOLOGI ARSIP VIDEO GALERI FOTO REDAKSI LOGIN
Foto Terkait
Tim SAR Brimob Polda DIY melakukan penyisiran di Dusun Guling yang berada di sebelah timur Kali Gendol yang berjarak sekitar 14 km dari puncak. Dusun tersebut banyak ditemukan korban tewas dan sebagian besar rumah serta pepohonan hangus terbakar.

Tim SAR Sisir Kali Gendol

Selasa, 09 November 2010 - 12:37 WIB · Tim SAR dari Brimoo Polda DIY melakukan penyisiran di Dusun Guling Desa Argomulyo Kecamatan Cangkringan Sleman, Selasa (9/11/2010). Di tempat itu, Tim SAR menemukan satu jenazah korban awan panas Merapi.

 
Berita Terkait
Korban Tewas Merapi di RS Sardjito 97 Orang

Korban Tewas Merapi di RS Sardjito 97 Orang

Senin, 08 November 2010 - 13:55 WIB · Siang ini, korban tewas akibat letusan Gunung Merapi di RS Sardjito, Jl Kesehatan, Sleman, bertambah 3 menjadi 97 orang. Tiga orang ini sempat dirawat di Instalasi Ruang Darurat RS Sardjito, sebelum akhirnya menghembuskan nafas terakhir sekitar pukul 01.00 WIB dini hari tadi. Ketiga nama..

 
Kategori Berita Lainnya
Senin, 08 November 2010 - 16:15 WIB
Home / Berita / Nasional / sumber: detik.com

Jarak Luncur Awan Panas Merapi 4 Km, Lahar Mengalir ke 5 Sungai

Jarak Luncur Awan Panas Merapi 4 Km, Lahar Mengalir ke 5 Sungai
Aktivitas GUnung Merapi masih berfluktuasi. Awan panas masih diluncurkan Gunung Merapi. Jarak luncur maksimum awan panas tersebut 4 km. Hingga tengah hari, 5 sungai yang berhulu di Merapi telah dialiri lahar.

Demikian data yang dirilis Kementerian ESDM, pada Senin (8/11/2010) hingga pukul 12.00 WIB.

Data Kementerian ESDM menyebut, pada 6 November 2010 tercatat ada 6 gempa vulkanik, tremor beruntun, guguran 12 kali, awan panas 5 kali, dan gempa tektonik 1 kali. Sedangkan pada 7 November 2010, tercatat 31 kali gempa vulkanik, tremor, guguran dan awan panas terjadi secara beruntun, serta gempa tektonik sekali.

Pada Senin ini hingga pukul 12.00 WIB, data menyebutkan 9 kali gempa vulkanik, tremor dan guguran terjadi beruntun, awan panas 2 kali serta belum terdeteksi adanya gempa tektonik.

Pos pengamatan darurat di Ketep melaporkan masih sering terdengar suara gemuruh
dengan intensitas sedang sampai kuat. Kabut menyebabkan sosok Merapi sulit diamati secara visual. Kepulan awan panas di Kali Gendol sesekali terlihat dan angin yang
bertiup cenderung ke arah Barat.

Hujan abu tipis sempat terjadi pada pukul 10.53 WIB. Menyusul kemudian hujan di
puncak Merapi sekitar pukul 11.00 WIB. Hal itu mengakibatkan adanya aliran di Kali Senowo, Kali Apu, Kali Lamat dan Kali Trising.

Pengamat di sektor Timur (Klaten) melaporkan suara gemuruh terdengar keras dari Deles. Beberapa kali kepulan awan panas terlihat mengarah ke barat. Kecepatan awan panas  cukup tinggi, yakni dengan jarak luncur maksimum 4 km.

Endapan material hasil erupsi di sepanjang alur sungai yang berhulu di Gunung Merapi
semakin besar. Endapan tersebut berpotensi menjadi lahar bila terjadi hujan dengan
intensitas tinggi. Pada pukul 11.00 - 12.00 WIB, aliran lahar telah terlihat di Kali Apu, Kali Trising, Kali Senowo, Kali Lamat dan Kali Putih. Meski demian, patut diawasi aliran lahar di kali-kali lainnya.

Karena kondisi itulah, status bahaya Merapi masih dalam level 4 alias Awas. Ancamannya masih berupa awan panas dan lahar.Wilayah aman bagi para warga masih tetap di luar radius 20 km.

Kementerian ESDM mengimbau agar pihak bandara atau maskapai penerbangan melakukan penyelidikan abu gunungapi yang dapat berpotensi mengganggu jalur penerbangan dari dan ke Bandara Internasional Adisutjipto di Yogyakarta.

Kementerian ESDM juga mengingatkan agar tidak ada aktivitas penduduk di daerah rawan bencana III, khususnya yang bermukim di sekitar alur sungai yang berhulu di Gunung Merapi sektor tenggara, selatan, barat daya, barat dan barat laut dalam jarak 20 km dari puncak. Hal ini untuk menghindari ancaman bahaya awan panas dan lahar yang akan mengalir ke Kali Woro, Kali Gendol, Kali Kuning, Kali Boyong, Kali Bedog, Kali
Krasak, Kali Bebeng, Kali Sat, Kali Lamat, Kali Senowo, Kali Trising dan Kali Apu.
 
DETIK.COM
Oleh :amarullz dipublish oleh amarullzSumber :detik.com pada Senin, 08 November 2010 - 16:15 WIBFormat Lain :Print FriendlyPDFTag :merapi, bencana
Like This :
 
Nasional

Minggu, 18 Juni 2017 - 10:06 WIB · KORANBOGOR.com,BANDUNG-Perhelatan LIMA Badminton Nationals 2017 untuk kategori perseorangan telah sampai di perebutan juara untuk nomor ganda campuran. Perhelatan puncak ini berlangsung di GOR Tri Lomba Juang, Bandung, pada Selasa (23/5/2017). Dua ganda campuran Unikom saling berhadapan dalam..

 
Berita Terbaru
2017. Ranking Web of Universities. July New Edition **

2017. Ranking Web of Universities. July New Edition **

Kamis, 03 Agustus 2017 - 22:00 WIB ·    The July edition (2017.2.1) is built with the indicators obtained during this month in order to maintain the freshness of the data of the most current and updated Ranking of Universities. This version is FINAL.          This..

 
 
 
ATASPortal Berita UNIKOM © 2010 Universitas Komputer Indonesia
Unikom Website · Fans Page · Repository · Blog · Kampus · Kuliah Online · Nilai Online · valid XHTML™ · valid CSS